Berbenah Bisa Bikin Kaya (?)

Selasa | 12 Juni 2018


Bisnis.com, JAKARTA – Banyak orang berambisi menjadi kaya. Untuk mencapainya, setiap hari bekerja keras agar mendapatkan penghasilan yang banyak. Anehnya, penghasilan yang setiap bulannya mengalir ke tabungan hanya numpang lewat, lalu ludes lantaran kebiasaan konsumtif yang seakan telah mendarah daging.

Alhasil, cita-cita untuk menjadi kaya terasa amat abu-abu untuk bisa digapai. Tapi jangan khawatir, Anda tidak ketinggalan untuk menerapkan satu cara jitu ini: berbenah.

Konsultan Berbenah Nomor 1 di Korea Selatan Yoon Shun Hyun dalam bukunya berjudul “Berbenah Jadi Duit” menerangkan bahwa berbenah merupakan cara jitu untuk menjadi orang kaya. Tentu timbul pertanyaan, bagaimana bisa?

“Dengan berbenah kita akan mengetahui cara menjaga uang dan tidak akan menderita akibat perasaan tertekan atau dikendalikan oleh nafsu, berapapun penghasilan dan bagaimanapun dunia berubah,” kata Hyun.

Ya, berbenah mungkin terkesan sepele, namun tanpa disadari, berbenah bisa mendekatkan masalah secara fundamental dibandingkan menabung dan mengelola keuangan. Singkatnya, berbenah adalah sebuah “kampanye” hidup yang dapat mengantarkan pada cita-cita menjadi orang kaya.

Pasalnya, disadari atau tidak, di rumah kita masing-masing terdapat biaya peluang (opportunity cost) yang dikorbankan ketika rumah dalam keadaan berantakan, seperti tumpukan barang-barang yang sudah tidak terpakai atau barang-barang yang terbeli padahal tidak dibutuhkan.

Hyun merekomendasikan untuk membuang barang-barang tersebut yang sudah tidak digunakan, namun dengan beberapa pertimbangan, yakni berdasarkan kebutuhan, waktu, perasaan, dan nilainya.

“Dengan begitu Anda menjadi paham tentang cara menghitung biaya peluang, cara mengelola keuangan, dan merapikan barang, dimulai dari dompet, tabungan, dan bukti-bukti pembayaran hingga seisi rumah seperti kamar, lemari pakaian, kulkas, dan rak buku,” jelasnya.

Setelah mengetahui manfaat dari berbenah, sepertinya Anda tidak memiliki alasan lagi untuk menundanya, apalagi mengabaikannya. Selamat berbenah!

 

Sumber: bisnis.com


 Kembali